Tembus Kunjungan 5,6 Juta, Target 2019 6,1 Juta

Foto Ilustrasi
Foto Ilustrasi

NGANJUKTIMES, BATU – Tahun 2018 Pemkot Batu berhasil melampaui target jumlah wisatawan. Dari jumlah yang ditargetkan 5,2 juta wisatawan, tembus menjadi 5,6 juta.

Tentunya hal itu menjadi acuan bagi Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Batu untuk terus meningkatkan jumlah kunjungan tahun 2019 ini. Ya pada tahun ini Dispar menargetkan kenaikan  5-10 persen dari tahun lalu.

“Kami menargetkan itu patokannya dari jumlah wisatawan tahun sebelumnya 5-10 persen. Kalau tahun ini ditargetkan sampai 6,1 juta wisatawan,” ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispar Kota Batu Imam Suryono.

Dari jumlah wisatawan yang ke Kota Batu tahun 2018 itu, rinciannya wisatawan Nusantara (wisnus) 5,589,015 orang. Sedangkan wisatawan mancanegara (wisman) 16,389 orang.

Jika dirinci, untuk jumlah kunjungan pada 76 hotel mulai kelas melati hingga bintang 5,  ada 723.252 wisatawan. Dan jumlah wisatawan di 33 daya tarik wisatawan (DWT) mencapai 4.882.152.

“Yang menduduki peringkat pertama dengan juah tertinggi (DWT) itu ada Selecta sejumlah 1,1 juta. Di urutan berikutnya ada Jawa Timur Park 3 dan selanjutnya Jawa Timur Park 2,” imbuhnya. 

Ia menjelaskan bertambahnya jumlah wisatawan setiap tahun karena Kota Batu selalu memunculkan wisata baru. “Setiap tahunnya selalu terealisasi targetnya karena terus ada yang baru dan berbenah,” jelas pria yang juga staf ahli Pemkot Batu ini.

Seperti pada tahun 2017 silam, dari target kunjungan wisatawan sebanyak  4,2 juta, mampu terealisasi hingga 4,7 juta wisatawan.

Menurut Imam, agar mencapai target pada tahun ini, beberapa cara bakal dilakukan meningkatkan pelayanan dengan menaikkan kapasitas para pelaku desa wisata seperti dengan cara melakukan pembinaan dan pelatihan.

“Lalu meningkatkan promosi melalui media online. Lalu mengadakan table top, mengundang pelaku wisata dari luar negeri,” tambahnya. 

Juga  mengumpulkan agen travel dan biro perjalanan untuk mempromosikan wisata di Kota Batu khususnya desa wisata. Selain itu, memaksimalkan desa wisata dengan menyuguhkan paket wisata yang ada di desanya. 

“Lalu juga pengembangan wisata budaya. Melihat di sini ada 330 kelompok penggiat budaya,” tutup Imam.

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Batu TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]nganjuktimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]nganjuktimes.com | marketing[at]nganjuktimes.com
Top