Membeli Apartemen, Investasi yang Solid dan Menjanjikan

Ilustrasi apartemen (Foto istimewa)
Ilustrasi apartemen (Foto istimewa)

NGANJUKTIMES, MALANG – Apakah Anda pernah berpikir untuk membeli apartemen? Hunian vertikal ini kini menjadi pilihan tempat tinggal masyarakat kota. 

Adanya keterbatasan lahan membuat sejumlah masyarakat kota kini lebih nyaman tinggal di apartemen dibandingkan tinggal di rumah. Selain itu, munculnya pola hidup praktis membuat masyarakat lebih memilih hunian vertikal atau apartemen sebagai alternatif.

Apartemen menawarkan fasilitas yang dibutuhkan banyak kalangan. Terutama bagi mereka yang ingin tinggal di kawasan strategis, dekat dengan sarana publik, dan kemudahan untuk menjangkau berbagai tempat.

Selain itu, apartemen bisa menjadi investasi yang solid. Harga apartemen yang cenderung selalu naik menjadikan apartemen salah satu investasi terbaik untuk Anda. Trennya juga terus berlanjut. Bila Anda membeli sebuah apartemen, Anda punya modal yang aman untuk investasi jangka panjang yang akan terus tumbuh.

Tak hanya itu. Anda bisa menjual apartemen kapan saja dan mendesainnya semau Anda. Anda juga tak perlu lagi merasa khawatir harus membayar uang sewa setiap bulan. Anda bisa tinggal di apartemen selama Anda menginginkannya. Memiliki apartemen sendiri memberi Anda dan keluarga keamanan dan stabilitas.

Yang menarik, apartemen merupakan sumber income. Bila Anda membeli sebuah apartemen yang akan disewakan, Anda bisa mendapat profit dari investasi ini setelah ada yang menyewa apartemen Anda.

Namun, sebelum Anda memutuskan untuk membeli apartemen, ada baiknya Anda mengecek jaminan keamanannya. Sebab, banyak kasus apartemen yang merugikan konsumen karena adanya permasalahan sengketa lahan dari pengembang.

Beberapa penjualan unit apartemen tidak diimbangi dengan legalitas. Beberapa apartemen yang ditawarkan pengembang tak jarang bermasalah. Selain pengembangnya belum mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB), ada juga lahan yang menjadi lokasi apartemen belum klir. Ada pula pengembang yang sudah mengantongi IMB, tapi belum punya sertifikat laik fungsi (SLF) hingga tak bisa mendapatkan izin operasional.

Nah, hal ini tentu berisiko memunculkan masalah di kemudian hari. Ujung-ujungnya, konsumenlah yang akan dirugikan. 

Namun, ada satu apartemen yang dijamin paling aman di Kota Malang untuk diinvestasikan. Apartemen itu adalah The Kalindra. Kasus-kasus apartemen yang bermasalah tidak akan ditemui di The Kalindra. Sebab, 100 persen lahan adalah milik The Kalindra.

The Kalindra adalah suatu kawasan elit yang terdiri dari town house, apartemen, Aston City Hotel yang berdiri di atas lahan 3,5 hektare. Letaknya dekat dengan tol Malang-Pandaan (hanya 2 menit), tepatnya di Jalan Jenderal Ahmad Yani Utara No 10 Kota Malang.

Dalam proses pengembangannya, pihak developer The Kalindra terus berusaha mengikuti semua prosedur perizinan yang disyaratkan untuk membangun sebuah apartemen. Hingga, perizinan sebentar lagi akan rampung. Jadi, Anda tak perlu berpikir dua kali untuk membeli apartemen eksklusif ini.

Sejak awal, pihak developer The Kalindra memang sudah berkomitmen untuk mengikuti dan melengkapi semua prosedur yang disyaratkan pemerintah. Hal ini dilakukan agar memperlancar proses pembangunan sehingga berjalan dengan baik.

"Milik kita SHM (sertifikat hak milik). Jadi, tidak ada sengketa karena dari awal sudah kamibbebaskan tahun 2008, sudah lama," pungkas Executive Manager Marketing The Kalindra Ferdinando Redha Asmana.

Soal izin sendiri, The Kalindra sudah proses untuk menuju site plan. "Kami sedang proses untuk menuju site plan. Jadi, semua apartemen, terutama project high rise, di Malang itu semuanya mengikuti. Proses kami sudah masuk ke pemerintahan," ungkapnya.

Sedangkan target untuk site plan The Kalindra sendiri adalah pertengahan  2019. "Baru nanti selanjutnya proses amdal dan segala macam," pungkas Ferdinando. 

 

Pewarta : Imarotul Izzah
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]nganjuktimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]nganjuktimes.com | marketing[at]nganjuktimes.com
Top