Disoroti tentang SILPA hingga Banjir, Begini Tanggapan Wali Kota Malang

Sidang Paripurna Kota Malang (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).
Sidang Paripurna Kota Malang (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

NGANJUKTIMES, MALANG – Wali Kota Malang Sutiaji mendapat sorotan dari DPRD Kota Malang berkaitan dengan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) TA 2018 hingga masalah banjir dan genangan air yang selalu terjadi saat hujan deras melanda.

Menanggapi itu, Wali Kota Malang Sutiaji menyampaikan, SILPA besar dikarenakan APBD-Perubahan 2018 baru rampung pada Oktober.

Sementara masa tutup buku pada pertengahan Desember. 

Sehingga tidak memiliki waktu lebih untuk menyelesaikan sederet program yang dibuat.

"Kami sengaja tidak menggunakan anggaran saat itu, karena tidak mau membuat kegiatan yang sekedarnya saja," jelasnya pada wartawan, Senin (15/4/2019).

Dia menyampaikan, tahun ini APBD-Perubahan ditarget selesai Juni 2019. Sehingga waktu untuk menjalankan program lebih lama. 

Tapi meski begitu, ia menyampaikan jika dirinya akan tetap berhemat.

"Tahun ini sepertinya SILPA juga akan banyak. Karena pada 2020 rencananya akan dimulai banyak pembangunan," tampah Sutiaji.

Suami Widayati Sutiaji itu menjelaskan, anggaran SILPA dapat dimanfaatkan untuk proses pembangunan di 2020. 

Karena tahun depan, ada banyak program yang sudah mulai dijalankan.

Di antaranya seperti pengembangan ekonomi kreatif dengan membangun rumah kreatif hingga mall UMKM, yang memang membutuhkan anggaran tak sedikit.

"Seperti Dinas PUPR saja, anggaran yang dibutuhkan tahun depan sebesar Rp 500 Miliar. Untuk rumah kreatif dan jembatan Kedungkandang saja anggarannya Rp 200 Miliar lebih," terangnya.

Selain itu, upaya untuk mengentaskan masalah kesehatan, yaitu pemberian kartu BPJS Kesehatan bagi seluruh warga Kota Malang juga sudah mulai dijalankan tahun depan. 

Anggaran yang dibutuhkan untuk mengcover kepesertaan masyarakat Kota Malang mencapai Rp 80 Miliar.

"Dengan program yang dibuat, kami meminta agar seluruh masyarakat dan dewan memberi pengawasan," imbuh pria berkacamata itu.

Sedangkan berkaitan dengan masalah banjir, dia menyampaikan jika masalah tersebut akan diselesaikan tahun ini dan 2020. 

Pengentasan masalah banjir akan dikurangi melalui beberapa program yang dilancarkan sejak tahun ini.

Pewarta : Pipit Anggraeni
Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]nganjuktimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]nganjuktimes.com | marketing[at]nganjuktimes.com
Top