Musim Kemarau, Kota Malang Mulai Terasa Dingin

Ilustrasi (Istimewa).
Ilustrasi (Istimewa).

NGANJUKTIMES, MALANG – Sejak beberapa hari terakhir, Kota Malang kembali terasa dingin. Meskipun panas terik begitu terasa saat siang hari. Hal itu dikarenakan Mei ini, musim kemarau telah datanTer

Bahkan diprediksi, udara dingin Kita Malang ini nanti bisa mencapai 14 derajat celcius. Hal itu disampaikan Kepala Seksi Pencegahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang Indra Gita belum lama ini. Dia menjelaskan, selama 10 hari terakhir, suhu minimum di Kota Malang tercatat berkisar antara 20 derajat hingga 21 derajat celcius.

"Kami prediksi nanti suhu minimum bisa mencapai 14 derajat celcius. Tapi kami belum tahu kapan pastinya puncak musim kemarau ini," katanya pada wartawan belum lama ini.

Sementara itu, berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Karangploso, diprediksi datangnya musim kemarau pada awal Mei di kota pendidikan ini saat musim kemarau tiba dapat dicirikan dengan jumlah hari hujan yang berkurang.

Kemudian tanah akan mengering, aliran air tanah berkurang, debit sungai turun dan temperatur udara mulai naik. Selain itu, angin kering juga bertiup dan uniknya di Malang suhu akan drastis turun saat dini hari, seperti yang sudah terjadi beberapa hari terakhir.

"Dan memang masuknya musim kemarau karena posisi matahari berada di belahan bumi bagian utara sehingga radiasi matahari di belahan bumi bagian selatan menjadi kurang pemanasannya akibatnya awan akan sulit terbentuk siang hari," tambahnya.

Dijelaskan, radiasi matahari diserap bumi dan pada malam hari dilepaskan ke atas. Namun karena tak ada awan, maka mengakibatkan suhu bumi turun. Inilah penjelasan mengapa musim kemarau akan membuat Kota Malang bersuhu rendah alias dingin. 

Pewarta : Pipit Anggraeni
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]nganjuktimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]nganjuktimes.com | marketing[at]nganjuktimes.com
Top