Jelang Lebaran Kupatan, Harga Daging Ayam Ras di Malang Melandai

Pedagang ayam tengah melayani pembeli di Pasar Blimbing, Kota Malang. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)
Pedagang ayam tengah melayani pembeli di Pasar Blimbing, Kota Malang. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

NGANJUKTIMES, MALANG – Sebagian masyarakat di Kota Malang, Jawa Timur, memiliki tradisi kupatan atau memasak ketupat di hari ketujuh Lebaran. Ketupat tersebut kerap disandingkan dengan menu sayur dan ayam. 

Setelah sempat naik saat Hari Raya Idul Fitri 1440 H (5/6/2019) lalu, hari ini (11/6/2019) harga daging ayam ras di pasar tradisional mulai melandai.  Misalnya di Pasar Blimbing yang merupakan salah satu pasar terbesar di kota wisata itu. Dalam dua hari terakhir, harga daging ayam ras turun antara Rp 1.000 hingga Rp 2 ribu.

"Hari ini harganya malah turun lagi, sekarang antara Rp 33-34 ribu per kilogram. Kemarin pas hari lebaran memang naik, sampai harga Rp 35-36 ribu per kilogram," ujar Tomo Edi, salah satu pedagang. 

Tomo menyebut, meski nantinya permintaan akan meningkat saat Lebaran Kupatan tetapi dia memprediksi harga akan stabil. "Biasanya permintaan memang naik pas kupatan itu, tapi harganya sepertinya bakal stabil. Atau bahkan bisa jadi turun ke harga normal Rp 30-32 ribu per kilogram. Soalnya kan sekarang ini barangnya (stok ayam) banyak," ungkapnya. 

Hingga H+6 Lebaran, permintaan daging ayam relatif meningkat dibanding hari-hari biasa. Terlebih, menurut Tomo, daging ayam masih menjadi primadona masyarakat untuk hidangan Lebaran karena harganya yang masih terjangkau.

"Saat ini rata-rata sehari habis 3 kuintal. Tapi kemarin pas hari rayanya habis sampai 5 kuintal. Kalau pas nggak Lebaran atau puasa, biasanya sehari sekitar 2 kuintal," terangnya. 

Meski daging ayam mengalami penurunan harga, sejumlah komoditas terpantau mengalami kenaikan. Berdasarkan data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Dinas Perdagangan Jawa Timur, beberapa komoditas mengalami kenaikan harga di lima pasar. Yakni Pasar Dinoyo, Blimbing, Tawangmangu, Oro-Oro Dowo, dan Klojen. 
Misalnya, harga cabai keriting yang dibanderol Rp 33.600 dan cabai merah besar Rp 42 ribu per kilogram. Keduanya mengalami kenaikan harga Rp 400 dibandingkan kemarin. Duo bawang, merah dan putih, juga terpantau naik. Selain itu, harga ikan segar seperti bandeng, ikan kembung, tuna, tongkol dan cakalang terkerek naik. 

Pewarta : Nurlayla Ratri
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]nganjuktimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]nganjuktimes.com | marketing[at]nganjuktimes.com
Top