Di Kediri, ODGJ Menikah dengan Pasangan Berkebutuhan Khusus

Pasangan ODGJ saat menjalani ijab kabul. (Eko Arif S/JatimTIMES)
Pasangan ODGJ saat menjalani ijab kabul. (Eko Arif S/JatimTIMES)

NGANJUKTIMES, KEDIRI – Pernikahan adalah momen yang sangat membahagiakan bagi semua orang. Ini menjadi awal seseorang mengarungi hidup bersama pasangannya. Jamak dipahami, hukum pernikahan hanya berlaku bagi mereka yang berakal.

Tetapi di Kota Kediri ada satu pasangan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) menikah. Ngadiran (34) warga Lingkungan Grogol Kelurahan Singonegaran Kecamatan Pesantren Kota Kediri, orang yang berkebutuhan khusus menikah dengan pasangannya Siti Mardiyah (40) orang dengan gangguan jiwa, warga Lingkungan Centong Kelurahan Bawang Kecamatan Pesantren Kota Kediri.

Menurut keterangan Kepala Dinas Sosial Tryono Kutut mengatakan, berawal dari laporan masyarakat bahwa di Lingkungan Grogol Kelurahan Singonegaran Kecamatan Pesantren Kota Kediri, ada ODGJ yang melahirkan.  Atas laporan tersebut, Dinas Sosial Kota Kediri langsung menuju ke lokasi.

"Saat kami datangi ternyata pasangan tersebut belum ada ikatan pernikahan. Padahal, mereka sudah mempunyai dua orang anak. Kemudian, Dinas Sosial Kota Kediri, membawa Siti Mardiyah untuk berobat ke RSJ Lawang Malang. Sedangkan anak pertamanya dititipkan di LKSA Jombang. Sedangkan anak keduanya masih berumur 11 bulan,"ungkapnya.

Kutut menambahkan, usai menjalani perawatan di RSJ Lawang selama satu bulan Siti Mardiyah dizinkan pulang. Usai berkumpul dengan keluarganya, Dinas Sosial menikahkan keduanya.

"Pihaknya saat ini masih membantu dalam pengurusan akta kelahiran anak kedua mempelai tersebut," tandasnya. 

Pewarta : Eko Arif Setiono
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Kediri TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]nganjuktimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]nganjuktimes.com | marketing[at]nganjuktimes.com
Top