Suasana sidang paripurna di Kantor DPRD Kota Malang. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

Suasana sidang paripurna di Kantor DPRD Kota Malang. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)



Kepemilikan aset Pemerintah Kota (Pemkot) Malang belum terindikasi aman. Itu karena dari ribuan bidang yang tercatat, baru 11 persen saja yang telah berstatus tersertifikasi.

Hal tersebut juga disorot DPRD Kota Malang. Menurut dewan, sejumlah aset milik Pemkot Malang selama ini masih terkesan kurang diperhatikan. Mulai tidak rampungnya pendataan hingga kasus pencaplokan aset yang menjadi hak milik perorangan. 

Salah satu anggota DPRD dari Fraksi Demokrat, Sulastri, mempertanyakan kendala apa yang terjadi pada Pemkot Malang sehingga menyebabkan permasalahan aset tidak terselesaikan dengan optimal. "Kami memohon penjelasan sejauh mana pencapaian prioritas pembangunan dalam kebijakan umum PAPBD 2018 terlaksana. Salah satunya soal aset ini inventarisasinya bagaimana," ujarnya dalam sidang Paripurna DPRD Kota Malang belum lama ini.

Namun, hal tersebut ditepis oleh Pemkot Malang. Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan jika status aset yang mencapai sekitar 7.000 bidang tersebut sudah memiliki kejelasan sebagai milik Pemkot Malang. Hanya, memang belum keseluruhan tersertifikasi Badan Pertanahan Nasional (BPN).

"Tidak, sebenarnya kalau persertifikatan itu yang penting statusnya sudah jelas (milik Pemkot Malang). 7.000 itu dukungan ada di kami, tapi belum bersertifikat betul. Kami sudah membuat MOU dengan BPN dan kami juga meminta BPN untuk segera melakukan itu," ujarnya.

Sutiaji menjelaskan, dalam catatan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dari 65 aset peninggalan pada tahun 2017, sebanyak 35 aset sudah klir kepemilikannya atas Pemkot Malang. "Kemarin itu dari 65 yang 35 sudah ketemu, sudah klir. Yang belum jelas ini masih dalam pelacakan," imbuh dia.

Selain itu, pihaknya menyadari ada sejumlah aset yang memang dimanfaatkan masyarakat. Seperti 1 RW di kawasan perumahan Kelurahan Penanggungan,1 kampung di Kelurahan Kasin, dan sekitar kawasan Ciliwung. "Iya memang ada itu satu blok rumah disewa," tandasnya.


End of content

No more pages to load