Kuatkan 4K plus KB, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang M Hidayat, dorong para pendidik untuk terus membumikan di wilayahnya masing-masing (Nana)

Kuatkan 4K plus KB, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang M Hidayat, dorong para pendidik untuk terus membumikan di wilayahnya masing-masing (Nana)



Secara bertahap, kualitas pendidikan di Kabupaten Malang, khususnya di jenjang sekolah dasar (SD) setiap tahun mengalami peningkatan. 

Dari data dari Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, grafik peningkatan terlihat dari tahun 2017 sampai tahun 2019. Di tahun 2017 lalu, kualitas pendidikan SD Kabupaten Malang berada diurutan 23 besar, merangkak naik tahun 2018 di posisi 17. Lonjakan peningkatan terus dikerek di tahun 2019 dengan raihan 10 besar di Jawa Timur (Jatim).

Peningkatan nilai akademik itu, tidak lepas dari adanya rumus yang dipraktikkan secara bersamaan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, yaitu 4 K plus KB.

M Hidayat Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, menjelaskan, yang dimaksud 4 K adalah kolaboratif, kreatif, berfikir kritis, dan komunikatif. 

"Melalui penumbuhan 4 K inilah para pelajar dasar dibentuk untuk menjadi siswa cerdas. Baik nilai akademik maupun non akademik. Melalui 4 K ini pula ternyata mampu mendongkrak prestasi pelajar," kata Dayat-sapaan akrab Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Kamis (27/06/2019) kepada MalangTIMES.

Merangsang para pelajar untuk mampu menerapkan 4 K memang tidak mudah. Peran para guru menjadi cukup sentral dalam menumbuhkannya. "Butuh waktu tentunya, tapi dari hasil yang sudah diperoleh sudah cukup memuaskan. Karena itu kita dorong terus para guru untuk juga terus berinovasi dan kreatif dalam proses mengajar," ujar kepala dinas yang punya jejak rekam sebagai wartawan ini. 

Selain 4 K yang terus ditingkatkan sebagai bagian dalam membentuk para pelajar mencapai prestasi, Dayat pun menekankan satu rumus lainnya. Yakni KB atau karakter baik kepada seluruh pelajar di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang.

Karakter baik menjadi pondasi bagi tumbuh-kuatnya 4K. Melalui karakter baik, maka 4 K akan menemukan pijakan kuatnya. 

"Tanpa karakter baik, pelajar hanya akan meraih predikat pintar akademik saja. Ini tentunya akan riskan bagi masa depan pelajar itu sendiri tanpa adanya dasar karakter yang baik. Apalagi di era yang seperti ini," ujarnya.

Karakter baik ini terdiri dari karakter moral dan karakter kinerja. Karakter moral adalah agamanya dan ini harus menghiasi diri peserta didik, sedangkan karakter kinerja adalah tepo seliro-nya dan sikap kerja kerasnya, terang Dayat.

"Mengelaborasi kan 4K plus KB, saya yakin generasi masa depan Kabupaten Malang akan menjadi penerus handal di berbagai sektor kehidupan. Dan ini merupakan bagian bagi para pendidik untuk mempersiapkannya," imbuhnya. 

Guru akhirnya menjadi tulang punggung untuk menerapkan rumusan tersebut. Ada sebuah tantangan besar untuk mewujudkan harapan bersama kepada para pelajar dasar di Kabupaten Malang. Tantangan yang tentunya membutuhkan kerja keras dan cerdas para pendidik.

Karenanya, Dinas Pendidikan Kabupaten Malang pun terus mendukung kiprah para guru dengan berbagai kebijakan yang merupakan ranahnya. Misalnya, peningkatan kapasitas sebagai program tahunan sampai proses pendampingan untuk para guru dalam mendapatkan berbagai haknya. 

Terutama bagi para guru non PNS, baik di tingkat TK, SD sampai SMP, yang setiap tahun dikawal untuk mendapatkan haknya sebagai guru. Contoh terbaru adalah penyerahan surat keputusan penyetaraan guru non PNS.

"Ini merupakan bagian dari kerja kita semua dalam memberikan hak kepada para guru non PNS, khususnya. Sehingga mereka bisa semakin giat dalam menjalankan tugasnya, yaitu memberikan modal besar bagi para pelajar di tingkat dasar," ucap Kepala Bidang Tenaga Teknis dan Kependidikan, Suwandi.

Melalui penyetaraan itu, lanjut Suwandi, para guru non PNS akan mendapatkan haknya yaitu gaji pokok yang setara sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 47 Tahun 2007 tentang inpassing dan jabatan fungsional guru.

 


End of content

No more pages to load